Minggu, 25 Desember 2011

Bahan pendidikan Seni Musik tentang Melodi


A.    PENDAHULUAN
Menata/membuat  melodi dan lagu adalah syarat utama dalam penciptaan karya kreativitas seni musik meskipun pada taraf yang paling sederhana, sebab pembuatan  melodi dan lagu merupakan langkah awal atau dasar dari tahap-tahap pembuatan kreativitas seni musik.
Bagi para komposer pemula, aplikasi pembuatan melodi dan lagu dalam penciptaan kreativitas seni musik  sering dirasakan sulit meskipun kadang-kadang dalam angan-angannya sudah tercipta maksud dan nuansa yang akan diterjemahkan. Kesulitan itu biasanya terletak pada  bagaimana cara menuangkan maksud maupun nuansa ke dalam melodi dan lagu.
Melodi dan lagu dalam proses pembuatan karya merupakan proses yang berkesinambungan, yang diawali pembuatan melodi kemudian dilanjutkan dengan teknik perangkaian melodi menjadi lagu.
Untuk menyikapi hal tersebut, bahan ajar ini secara khusus akan membahas cara-cara dasar membuat melodi  yang dituntun secara bertahap dengan bentuk pemahaman cara pembuatan, latihan-latihan, dan penerapan melodi  secara tertulis maupun praktek.  Materi yang dibahas adalah tehnik merumuskan melodi, membuat melodi, dan menerapkan nada dalam melodi. Sedangkan pengertian lagu dan kedudukannya dalam kreativitas seni musik tetap akan dibahas tetapi hanya sebatas selayang pandang agar pengertian antara lagu dan melodi tidak tumpang tindih. Untuk pengertian lagu secara mendalam akan dibahas pada bahan ajar  yang lain.
Bahan ajar ini juga sebagai dasar pemelajaran yang lain dalam lingkup penciptaan kreativitas seni musik yang berjalan secara berkesinambungan antara kertas yang satu  ke kertas berikutnya.
1.   B. PENGERTIAN MELODI DAN LAGU
Sebelum mempelajari pengertian melodi,  perlu adanya pemahaman terlebih dahulu bahwa modul ini diperuntukkan  guru seni budaya  di seluruh Indonesia. Padahal telah kita ketahui, bahwa jenis Seni musik yang tumbuh berkembang di Indonesia sangat beragam dengan mempunyai kekhasan bentuk, jenis, dan penyajian yang berbeda-beda antara satu tempat dengan yang lain.  Untuk penciptaan kreativitas seni musik yang berbekal pada bentuk kesenian etnik tidak terjadi kendala, karena cara kerja menciptakan kreativitas adalah sama  meskipun dengan materi yang berbeda-beda. Perbedaan hanya terletak pada teknik pendekatan pembelajaran yang disampaikan, yaitu teknik pembelajaran yang tidak hanya terkonsentrasi pada salah satu etnik saja, melainkan pendekatan secara menyeluruh sehingga diharapkan semua peserta mampu menyerap dengan detail dan akhirnya dapat mengembangkan seni musik etnik masing-masing.
Secara garis besar tangga nada yang merupakan materi dasar yang digunakan oleh seni musik tradisi diseluruh Indonesia dapat dibedakan menjadi dua yaitu tangga nada diatonis dan tangga nada pentatonis.
Pengertian Melodi dan lagu
Dimuka telah disinggung, bahwa agar tidak terjadi pengertian yang tumpang tindih antara melodi dan lagu, maka pengertian dasar tersebut akan dijelaskan sebagai berikut:
1   Pengertian melodi adalah susunan nada yang diatur tinggi rendahnya, pola, dan                   harga nada sehingga menjadi kalimat lagu.
2      Pengertian lagu adalah susunan kalimat lagu  yang membentuk suasana atau nuansa  tertentu.
Hal ini dapat dipahami bahwa kedudukan nada adalah sub bagian dari melodi, sedangkan melodi adalah bagian dari lagu. Sebagai ilustrasi untuk memperjelas maksud tersebut,  coba kita analogkan kedalam struktur bahasa. Nada dapat dianalogkan sebagai kata, melodi kita analogkan sebagai kalimat, sedangkan lagu dapat dianalogkan sebagai alinea. Untuk semakin memperjelas kita simak contoh berikut :
1.   Kalimat  I     :  Pada hari senin bapak membuat meja.
2. Kalimat  II    :  Pada hari selasa bapak membuat kursi.
3. Kalimat  III  :  Pada hari rabu bapak membuat lemari.
4. Kalimat  IV  :  Pada hari kamis bapak membuat jendela.
5. Kalimat  V   :  Pada hari jumat bapak membuat pintu.
6. Kalimat  VI  :  Pada hari sabtu bapak membuat rak buku.
7.  Kalimat  VII :  Pada hari minggu bapak membuat rak piring.
Kalimat I sampai dengan VII apabila dirangkai atau disusun akan menjadi alinea yang sudah mempunyai pokok pikiran ‘ jadwal kegiatan kerja bapak selama satu minggu’. Alinea terbut adalah :
Pada hari senin bapak membuat meja, selasa membuat kursi, rabu membuat lemari, kamis membuat jendela, jumat membuat pintu, sabtu membuat rak buku, dan minggu membuat rak piring.
Cara penyususan alinea mulai dari pemilihan kata, penyusunan kata menjadi kalimat, dan penyusunan kalimat menjadi sebuah alinea, setidaknya dapat memberi gambaran tentang teknik pembuatan melodi dan lagu meskipun hal tersebut tidak dapat terlepas dari unsur intuisi masing-masing pencipta. Selanjutnya contoh cara kerja dalam struktur bahasa tersebut kita coba terapkan kedalam pembentukan melodi dan lagu di bawah ini :


……………………………………………….

Irama Melodi Dalam Seni Musik

Senin, 29 November 2010
irama dan melodi dalam musik? Apakah yang dimaksud dengan irama dan melodi dalam musik?Apakah termasuk salah satu unsur musik? Bagaimana hubungan keduanya dalam musik ?apakah berdiri sendiri? Ataukah saling berpadu dalam sebuah music?Bagaimana irama dan melodi dalam musik? Nah mari kita belajar bersama.
A. IRAMA
Irama tak pernah dapat dilepaskan dalam musik.Ibarat dalam sebuah sayur.Irama adalah garamnya. Music tanpa irama akan hambar rasanya seperti sayur tanpa garam. Irama meruapakan gerk music yang berjalan teratur yang tidak tampak dalam lagu tetapi dapat dirasakan setelah lagu itu dialunkan.Irama merupakan unsure dasar dalam sebuah music.
Nah, menurut Jamalus (1989)irama adalah urutan rangkaian gerak yang menjadi unsur dasar musik dan tari. Beliau mengatakannya sebgai rangkaian gerak.Jadi, tentu irama pun bukan hanya dalam seni musik saja namun karena di dalamnya terdapat gerakan –gerakan jadi termasuk juga dalam seni tari. Seperti juga dalam M.Soeharto (1986)menyatakan bahwa irama itu sebagai gerak yang teratur, di mana irama selalu mengkuti jalan melodi irama tanpa adanya melodi pada tingkat yang rendah. Irama bergerak sesuai dengan keajegan gerak, ketetapan gerak.
B. MELODI
Kita mengenal melodi dalam sebuah musik. Lalu apa sebenarnya melodi dalam sebuah lagu itu?
Melodi dapat diartikan sebagai susunan rangkaian nada (bunyi dengan getaran teratur) yang terdengar berurutan serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan.Kita juga dapat mengartikan melodi sebagai rangkaian tiga nada atau lebih dalam music yang terdengar berurutan secara logis serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan.
Melodi dalam sebuah lagu selalu menjadi hal yang diperhatikan.Hal ini terjadi karena orang yang bernyanyi atau bersenandung senantiasa menghasilkan melodi.Seperti kita ketahui dalam pengembangan estetis music dilakukan secara bertahap maka unsure musik ini juga demikian.Dari melodi kemudian tingkat pengembangannya menjadi irama menjadi tekanan dan selanjutnya menjadi harmoni.Semua unsure tersebut tak pernah dapat dipisahkan.Semuanya berurutan dan tak dapat melompat-lompat.
Melodi merupakan unsur kedua setelah irama. Namun melodi menjadi yang pertama jika dalam menyajikan music berawal dari senandung .seperti Melly Goeslow dalam mencipta lagu awalnya dia memulainya dengan bersenandung. Kemudian barulah ia dibantu suaminya, Anto Hud melengkapi dengan irama dan harmoni. Dan kita mengetahuinya bhwa dari senandung tersebut berkembang menjadi sebuah lagu yang indah untuk dinikmati pendengar.Tak heran lagu-lagu Melly Goeslow merajai soundtrack film-film.Bahkan dijuluki special pencipta lagu soundtrack.Padahal semuanya itu berawal dari senandung melodi yang dilantunkannya. Jadi benar kan dalam lagu, melodi dapat menjadi unsure yang pertama sebelum irama jika lagu yang diciptakan berwal dari senandung atau coba-coba.
Setelah memnbuat melodi yaitu perangkaian bunyi nada menjadi suatu rangkaian yang mewakili ide music , selanjutnya akan menjadi sajian yang mantap dan teratur jika dilengkapi unsure irama.
Dalam membuat suatu karya music bermacam-macam bentuknya ada yang membuat irama dahulu kemudian baru melodi ada yang membuat melodi dahulu baru membuat pola irama.Namun ada juga yang membuat kombinasi dari keseluruhan unsure music seperti irama, melodi, dan harmoni.Unsure dasarnya hanya irama dan melodi.Harmoni sebagai pelengkap dalam sebuah music.Jadi, tanpa harmoni, sebuah lagu pun dapat disajikan jika memenuhi unsure irama dan melodi.
Nah, seperti itulah irama dan melodi dalam sebuah lagu keduanya saling berpadu membentuk lagu.Keduanya merupakan unsure pokok atau yang dasar.
Melodi dan irama berpadu, saling melengakapi.Namun dalam pemaduannya dapat dibolak- balik dapat irama dahulu baru melodi atau dapat melodi dulu baru irama lagu jika kita dalam mencipta lagu berdasarkan coba-coba.
Setelah sebuah lagu tercipta , telah mengandung unsure irama dan melodi lagu dapat menambah unsure harmoni. Sebagai unsure tersier dari sebuah lagu.Unsure harmoni membuat lagu terdengar harmonis.

0 komentar:

Poskan Komentar